Aku hanyalah kumbang kecil di sisi melati semeru yang indah
Aku hanya kumbang liar yang nyasar di kaki semeru yang merindukan alam
Aku hanyalah kumbang ingusan diantara kumbang istimewa yang kau puja
Aku hanyalah setengah pilar di antara tembok memanjang dan kekar yang kau idamkan
Aku hanyalah cuplikan pendek diantara kisah indahmu
Untaian kalimatku hanylah ungkapan datar
Tak layak kau umbar laksana punjanggamu
Tak sama dengan memorialmu
Tak pantas kau bersandar hanya pada pilar rapuh
Aku ragu berdiri dalam gelap bayangan tirai layar asmara yang terkoyak
Aku ragu dapat menghapus coretan-coretan didinding kamar hatimu
Aku ragu dapat mengganti poto indahmu dengan lukisan kisah sempurna






0 komentar:
Poskan Komentar
Terimakasih Banyak Atas Komentarnya serta kunjungan anda ke blog kami, semoga anda berkenan berkunjung kembali